MALANG || kolocokronews
— Pemerintah Kabupaten Malang terus menunjukkan keseriusannya dalam memajukan dunia pendidikan. Hal tersebut terlihat dari kunjungan kerja Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi ke sejumlah satuan pendidikan di Kecamatan Karangploso dan Singosari, Rabu (21/1/2026).

Agenda peninjauan diawali dengan menyambangi beberapa sekolah di wilayah Karangploso. Setelah itu, Bupati melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Singosari dengan meninjau SDN 3 Toyomarto, SDN 1 Pagentan yang dikenal sebagai sekolah unggulan, serta SMPN 1 Singosari. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak sekitar pukul 12.00 WIB, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan beserta jajaran perangkat daerah terkait.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Malang tersebut disambut jajaran Forkopimcam dan pemerintah desa/kelurahan, di antaranya Camat Singosari Wellem, S.Sos., Danramil Singosari Kapten Arh. Heri Widodo, Wakapolsek Singosari AKP Supriyono, S.H., Kepala Desa Toyomarto Sumito, S.H., serta para lurah dan kepala sekolah setempat.
Dalam kunjungannya, Bupati Sanusi menaruh perhatian khusus pada SDN 3 Toyomarto yang pada tahun ajaran 2026 memiliki jumlah peserta didik relatif terbatas. Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditinjau langsung agar pemerintah daerah dapat mengetahui persoalan riil yang dihadapi sekolah.
“Kami ingin memastikan bahwa semua sekolah mendapatkan perhatian yang sama. Untuk SDN 3 Toyomarto, tentu perlu dilihat apa saja kendalanya agar ke depan dapat berkembang dan diminati masyarakat seperti sekolah lainnya,” ungkap Bupati Sanusi di sela peninjauan.
Tak hanya menyoroti aspek akademik, Bupati Malang juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan. Hal itu ditunjukkan saat kunjungan ke SMPN 1 Singosari dengan penyerahan bibit pohon sebagai dukungan terhadap program sekolah Adiwiyata yang dijalankan sekolah tersebut.
Menurut Bupati, keterlibatan siswa dan guru dalam menjaga lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan. Penanaman dan perawatan pohon, kata dia, menjadi media pembelajaran karakter yang efektif sejak usia dini.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak di bangku sekolah. Melalui kegiatan sederhana seperti menanam pohon, anak-anak belajar bertanggung jawab sekaligus mencintai alam,” ujarnya.
Melalui rangkaian kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memantau langsung kondisi pendidikan di daerah, mendorong peningkatan kualitas sekolah, serta membangun generasi muda yang berkarakter dan peduli terhadap lingkungan.
(Red).
