SURABAYA || kolocokronews
– Aksi unjuk rasa menolak rencana relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian berlangsung di depan Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (12/1/2026). Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa satu truk bermuatan sapi sebagai bentuk protes simbolik terhadap kebijakan yang dinilai mengancam mata pencaharian warga.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebuah truk berwarna biru terparkir di area aksi, dengan sejumlah massa berdiri di atas bak kendaraan bersama sapi-sapi yang dibawa. Aksi ini menyedot perhatian pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena dilakukan dengan cara yang tidak biasa.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan massa aksi memenuhi kawasan depan Gedung DPRD. Selain membawa sapi, para demonstran juga membentangkan poster dan bendera yang berisi tuntutan agar RPH Pegirian tidak dipindahkan dari lokasi saat ini.
Dalam poster yang diangkat, massa menegaskan bahwa keberadaan RPH Pegirian selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat sekitar. Mereka menilai rencana relokasi berpotensi menghilangkan sumber penghidupan warga yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas pemotongan hewan.
Para peserta aksi berharap DPRD Kota Surabaya dapat mendengar aspirasi mereka dan meninjau kembali rencana pemindahan RPH tersebut. Mereka menuntut agar kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat kecil dan menjaga keberlangsungan ekonomi warga Pegirian.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib hingga siang hari.
(Red).
