Perempuan Tewas di Kontrakan Jalan Ikan Gurami, Pelaku Ditangkap Usai Sembunyi Dekat Tandon

Rate this post

Malang || kolocokronews
– Peristiwa dugaan pembunuhan menggemparkan warga Jalan Ikan Gurami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Sabtu malam (27/12/2025). Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan, sementara terduga pelaku berhasil diamankan aparat setelah bersembunyi di area tandon air rumah tersebut.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengungkapkan bahwa terduga pelaku berinisial MKI (29), warga asal Kabupaten Pasuruan. Sedangkan korban merupakan seorang perempuan yang hingga kini masih dalam proses identifikasi, dengan perkiraan usia sekitar 40 tahun.

Kejadian bermula sekitar pukul 22.18 WIB. Warga sekitar dikejutkan oleh suara teriakan minta tolong dari dalam rumah kontrakan. Teriakan tersebut memicu kepanikan dan membuat warga segera berkumpul di sekitar lokasi kejadian.

Ketua RT setempat kemudian berinisiatif menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Bersama warga, petugas mendobrak pintu kontrakan untuk memberikan pertolongan kepada korban yang diduga menjadi sasaran penganiayaan.

“Saat itu sempat terjadi pengejaran karena pelaku diduga berada di lantai dua sambil membawa senjata tajam, lalu melarikan diri,” jelas Kompol Anang.

Usai kejadian, warga bersama personel Polsek Lowokwaru dan Polresta Malang Kota melakukan penyisiran di lingkungan sekitar untuk mencari terduga pelaku. Pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 23.00 WIB, ketika pelaku ditemukan bersembunyi di dekat tandon air rumah, tertutup oleh banner.

“Pelaku berhasil kami amankan saat bersembunyi di area tandon,” ujar Anang.

Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polresta Malang Kota guna menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Aparat kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Kompol Anang menegaskan bahwa korban meninggal dunia akibat penganiayaan. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami motif serta hubungan antara korban dan pelaku.

“Dugaan awal dipicu oleh cekcok, tetapi penyebab pasti dan latar belakang kejadian masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
(Red).

 

error: Content is protected !!