Kota Batu || kolocokronews
– Jalur rawan Klemuk Songgoriti kembali memakan korban. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sebuah minibus terjadi pada Minggu (28/12) siang, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Sepeda motor matik bernomor polisi N-4079-ACI yang ditumpangi tiga orang melaju dari arah barat. Pengendara motor bernama Jonas diduga memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat melintas di jalan lurus dengan kondisi menurun tajam.
Setibanya di lokasi kejadian, motor tiba-tiba kehilangan kendali dan oleng ke kanan. Di saat bersamaan, dari arah selatan muncul sebuah minibus bernomor polisi N-1519-GE yang dikemudikan Lukman Afandi, yang hendak keluar dari simpang tiga. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Akibat kecelakaan tersebut, Jonas mengalami cedera serius di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Hastabrata Kota Batu untuk dilakukan visum. Sementara itu, penumpang sepeda motor bernama Polmawarni (46), warga Jakarta Selatan, mengalami luka robek di kepala dan harus mendapatkan perawatan medis.
Tak hanya dari pihak pengendara motor, seorang penumpang minibus bernama Ica Meidiana asal Plemahan, Kabupaten Kediri, juga mengalami luka robek di bagian kepala. Kedua korban luka kini dirawat intensif di RS Bhayangkara Hastabrata Kota Batu.
Petugas Satlantas Polres Batu segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut, termasuk kemungkinan faktor kelelahan pengemudi maupun kondisi kendaraan.
Kasatlantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, membenarkan adanya kecelakaan maut di jalur Klemuk Songgoriti tersebut.
“Benar, dalam kejadian ini terdapat tiga korban. Satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka,” ujar AKP Kevin.
Ia juga mengingatkan para pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi jalur tersebut. “Jalur Klemuk memiliki karakteristik berbahaya, sehingga membutuhkan kehati-hatian dan keterampilan berkendara ekstra,” tegasnya.
Jalur Klemuk Songgoriti memang kerap menjadi perhatian karena sering terjadi kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat di masa libur akhir tahun. Pengguna jalan diimbau untuk selalu waspada, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas.
(Red).
