Malang || kolocokronews
– Momentum Halal Bihalal Closing Akbar Malang Marketing Club (MMC) yang digelar pada Selasa (14/4/2026) di Rata Space Cafe, Kota Malang, menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan para pelaku marketing properti di Malang Raya. Dalam kegiatan tersebut, kehadiran anggota DPRD Kota Malang, , menjadi perhatian utama dengan pesan-pesan yang menekankan pentingnya menjaga solidaritas di tengah dinamika dunia pemasaran.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa pembuka. Meski komunitas MMC memiliki sekitar 9 ribu anggota, panitia hanya menyebarkan sekitar 120 undangan agar suasana pertemuan terasa lebih hangat dan akrab.
Suasana acara semakin hidup dengan kehadiran banner kreatif yang dipasang panitia. Tulisan-tulisan bernuansa humor seperti “Habiskan rindu sebelum expired” serta “DPO: Daftar Pencarian Orang member lawas MMC, apakah sekarang sudah jadi Sultan?” menjadi hiburan tersendiri bagi para anggota yang hadir.
Dalam sambutannya, Rendra mas drajad safaat mengapresiasi MMC sebagai komunitas profesional yang mampu menjaga kekompakan di tengah tantangan dunia marketing. Ia menilai kegiatan halal bihalal seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antar anggota setelah menjalani aktivitas kerja yang padat.
Menurutnya, dalam dunia marketing, khususnya sektor properti, dinamika dan perbedaan pandangan merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Namun, momentum setelah Idul Fitri menjadi kesempatan untuk kembali menyatukan semangat kebersamaan.
“Di dunia marketing tentu ada dinamika bahkan gesekan. Tetapi melalui halal bihalal ini kita bisa saling memaafkan dan memperkuat kembali hubungan baik antar anggota komunitas,” ujar Rendra saat diwawancarai.
Ia juga menilai MMC memiliki peran strategis dalam mencetak para marketer yang kompeten di bidang properti. Dengan jumlah anggota yang besar, komunitas ini dinilai mampu menjadi wadah berbagi pengalaman, pengetahuan, hingga peluang kerja bagi generasi muda.
Rendra berharap komunitas seperti MMC dapat terus berkembang dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor properti di Kota Malang dan sekitarnya.
“Komunitas ini sangat potensial untuk melahirkan marketer muda yang tangguh dan mampu menopang kehidupan keluarganya. Selain itu, sinergi antara komunitas, developer, dan pemerintah juga penting untuk mendukung pertumbuhan pembangunan di Malang Raya,” tambahnya.
Sementara itu, Andika yang dikenal sebagai Sounding Father MMC menjelaskan bahwa komunitas ini berdiri sejak tahun 2015 dan kini memiliki sekitar 9 ribu anggota yang terhubung dalam 45 grup WhatsApp aktif.
Acara semakin meriah dengan sesi tanya jawab berhadiah doorprize bagi para peserta yang mampu menjawab pertanyaan seputar MMC. Antusiasme peserta terlihat tinggi, menandakan kuatnya rasa memiliki terhadap komunitas tersebut.
Kegiatan halal bihalal ini pun ditutup dengan suasana penuh keakraban. Bagi para anggota MMC, pertemuan tersebut bukan sekadar reuni, tetapi juga momentum untuk memperkuat jaringan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat baru dalam dunia marketing properti di Malang Raya.
(Red)
