Tragedi di Lapangan Gajayana, Legenda Arema FC Kuncoro Tutup Usia

Rate this post

Malang || kolocokronews
— Dunia sepak bola Tanah Air kembali berduka. Kabar meninggalnya pelatih legendaris Arema FC, Kuncoro, mengejutkan keluarga besar klub berjuluk Singo Edan. Asisten pelatih Arema FC itu mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 18 Januari 2026, usai sempat ambruk di lapangan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat Kuncoro mengikuti pertandingan persahabatan di Stadion Gajayana, Kota Malang. Di tengah jalannya laga, Kuncoro mendadak mengalami kejang dan terjatuh di lapangan hingga tak sadarkan diri.

Melihat kondisi tersebut, tim medis yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama. Kuncoro sempat mendapatkan bantuan pernapasan sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk penanganan lebih lanjut.

Pelatih kelahiran 7 Maret 1973 itu sempat menjalani perawatan intensif. Namun tak berselang lama, legenda hidup Arema FC tersebut dinyatakan meninggal dunia.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, benar beliau telah meninggal dunia,” ujar salah satu tenaga medis RSSA saat dikonfirmasi.

Diketahui, beberapa hari sebelum kejadian, Kuncoro sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang fit sehingga absen dari sesi latihan rutin Arema FC. Meski demikian, ia merasa kesehatannya telah membaik dan kembali mendampingi tim dalam latihan.

Di mata pemain dan ofisial, Kuncoro dikenal sebagai sosok yang ramah, humoris, serta dekat dengan para pemain, terutama pemain muda. Kepribadiannya yang hangat membuatnya mudah diterima dan dihormati di lingkungan tim

Kepergian Kuncoro meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Arema FC, serta seluruh pecinta sepak bola nasional. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan dan sejarah Singo Edan.
(Red).

error: Content is protected !!