Musrenbangcam Pujon 2026 Infrastruktur Masih Dominan, Desa Mulai Melirik Penguatan Ekonomi

Rate this post

MALANG || kolocokronews
— Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Pujon menjadi panggung konsolidasi aspirasi desa dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2026, Senin (26/01/2026). Forum ini menegaskan posisi kecamatan sebagai simpul penting penyelarasan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Musrenbangcam dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Malang Sodiqul Amin, perwakilan Bappeda Kabupaten Malang Anik Sugianti, SE., M.Si., jajaran Muspika Kecamatan Pujon, kepala desa se-Kecamatan Pujon, serta OPD terkait. Keterlibatan para pemangku kepentingan ini memperkuat proses perencanaan agar tidak terputus antara desa, kecamatan, dan kabupaten.

Hasil Musrenbangcam mencatat 70 usulan prioritas dari desa-desa. Usulan fisik masih mendominasi dengan 38 kegiatan (54,3 persen), sementara 32 usulan (45,7 persen) bersifat non-fisik. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemenuhan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan utama, meskipun kesadaran terhadap pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat mulai menguat.

Secara sektoral, Dinas PU Bina Marga menjadi OPD tujuan dengan usulan terbanyak, yakni 19 usulan, mayoritas terkait peningkatan jalan kabupaten, drainase, dan jembatan. Disusul Dinas Perumahan dan Cipta Karya dengan 10 usulan, yang mencakup jalan lingkungan, sanitasi, serta penanganan rumah tidak layak huni. Lebih dari 40 persen total usulan terkonsentrasi pada dua OPD tersebut, mengindikasikan persoalan konektivitas dan permukiman masih menjadi isu struktural di Kecamatan Pujon.

Sementara itu, pada sektor non-fisik, desa mulai mendorong program penguatan ekonomi lokal. Pelatihan batik, pemasaran digital, penguatan koperasi dan BUMDes, serta pengolahan pangan menjadi tema dominan, mencerminkan upaya desa beradaptasi dengan peluang ekonomi kreatif dan UMKM.

Anggota DPRD Kabupaten Malang, Sodiqul Amin, menilai Musrenbangcam bukan sekadar forum pengumpulan usulan, melainkan ruang strategis untuk menyusun skala prioritas pembangunan agar lebih realistis dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui Musrenbangcam RKPD 2026, Kecamatan Pujon diharapkan mampu mendorong perencanaan yang lebih terintegrasi antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat. Tantangan ke depan adalah memastikan usulan-usulan tersebut tidak hanya terakomodasi di atas kertas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memperkuat kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
(Red).

error: Content is protected !!