Jelang Laga Arema FC vs Persijap Jepara, Kapolres Malang Perkuat Sinergi Pengamanan di Stadion Kanjuruhan

Rate this post

MALANG || kolocokronews
– Menjelang pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 pekan ke-19 antara Arema FC menghadapi Persijap Jepara, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi memimpin rapat koordinasi (rakor) eksternal pengamanan di Aula Polres Malang, Rabu (28/1/2026).

Rakor tersebut diikuti berbagai unsur terkait, mulai dari TNI, Polri, Brimob, Denpom, manajemen Arema FC, panitia pelaksana pertandingan, steward, hingga instansi pendukung lainnya. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan pengamanan laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, pada Senin (2/2/2026).

AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan bahwa rakor eksternal ini merupakan yang pertama kali ia pimpin sejak menjabat sebagai Kapolres Malang, khususnya dalam rangka pengamanan pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Ia menilai forum ini krusial untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh pihak yang terlibat.

“Rakor ini menjadi wadah untuk memastikan semua unsur memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Tujuannya satu, agar pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Taat.

Dalam rapat tersebut, Polres Malang turut memaparkan hasil pemetaan potensi kerawanan, meski laga Arema FC kontra Persijap Jepara dikategorikan sebagai pertandingan dengan tingkat risiko rendah. Beberapa fokus pengamanan yang dibahas antara lain antisipasi gangguan kamtibmas, penggunaan flare dan petasan, konvoi suporter, serta potensi gesekan antarpendukung. Selain itu, pengamanan terhadap tim tamu juga menjadi perhatian sejak kedatangan hingga kepulangan.

Kapolres Malang menegaskan bahwa seluruh skema pengamanan yang telah disepakati harus dijalankan secara disiplin dan terkoordinasi di lapangan, dengan mengedepankan pendekatan humanis.

“Apa yang kita rencanakan hari ini harus benar-benar dilaksanakan. Pengamanan dilakukan satu komando, sesuai SOP, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis tanpa mengurangi kewaspadaan,” tegasnya.

Rakor ditutup dengan sesi diskusi dan dialog antarinstansi guna menyamakan persepsi sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan. Kapolres juga menekankan agar personel yang bertugas tidak membawa senjata api dan lebih mengutamakan komunikasi yang baik dengan suporter.

“Kami ingin pertandingan ini berlangsung aman dan nyaman. Keselamatan penonton, pemain, ofisial, dan seluruh pihak yang terlibat menjadi prioritas utama,” pungkas AKBP Muhammad Taat Resdi.
(Red).

error: Content is protected !!