PASURUAN || kolocokronews
– Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di ruas jalan nasional Surabaya–Malang, tepatnya di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (29/1) sore. Sebuah mobil Daihatsu Gran Max yang membawa rombongan katering kehilangan kendali hingga menabrak truk bermuatan keramik yang sedang terparkir di bahu jalan. Insiden ini menyebabkan satu penumpang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.55 WIB. Mobil Gran Max bernomor polisi N 1149 SK melaju dari arah Surabaya menuju Malang. Kendaraan itu dikemudikan oleh Muhammad Baidowik (28), warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, dengan membawa lima penumpang.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi Gran Max dikejutkan oleh mobil pikap boks di depannya yang secara mendadak membanting setir ke kiri. Hal itu dilakukan untuk menghindari sebuah mobil berwarna putih yang hendak berputar balik di tengah jalan. Pikap boks tersebut berhasil menghindari tabrakan, namun Gran Max di belakangnya tak sempat menguasai situasi.
Mobil Gran Max sempat menyenggol kendaraan yang hendak putar balik sebelum akhirnya oleng dan menabrak truk bermuatan keramik bernopol N 8361 BJ yang terparkir di tepi jalan menghadap ke selatan. Truk tersebut diketahui sedang berhenti di depan sebuah toko keramik dan dikemudikan oleh Zainul Arifin (55), warga Kota Malang.
“Mobil dari arah Surabaya menuju Malang. Saat menghindari kendaraan di depannya, pengemudi banting setir ke kiri dan menabrak truk yang sedang parkir di tepi jalan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Iptu Gagah Ananda Faizal, saat dikonfirmasi.
Akibat benturan keras tersebut, satu penumpang perempuan bernama Yanti (50), warga Dusun Sangarejo, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol.
Sementara itu, lima korban lainnya, termasuk pengemudi Gran Max, mengalami luka-luka. Mereka terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan, dan langsung dilarikan ke IGD RS Asih Abyakta, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban meninggal dunia satu orang perempuan. Korban luka-luka ada lima orang termasuk sopir,” pungkas Iptu Gagah.
Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.
(Red).
