MALANG || kolocokronews
Selasa (27/1/2026) — Lonjakan arus kendaraan diperkirakan terjadi di Kota Malang menjelang pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Stadion Gajayana. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan survei dan pemetaan lapangan bersama Polresta Malang Kota serta Polda Jawa Timur. Langkah ini dilakukan mengingat besarnya jumlah jamaah yang diperkirakan hadir, termasuk sekitar 1.000 armada bus yang akan masuk ke wilayah kota, di luar kendaraan pribadi.
Dalam skema yang disiapkan, sejumlah ruas jalan ditetapkan sebagai titik penurunan penumpang dan parkir bus, di antaranya Jalan Ijen, Jalan Semeru, serta Jalan Simpang Balapan. Sementara itu, kantong parkir tambahan juga disediakan di kawasan Rampal, Islamic Center, Jalan Wilis, Ratawu, dan Jalan Veteran untuk menampung kendaraan jamaah.
Dishub juga menyiapkan beberapa gedung pemerintahan dan sekolah sebagai lokasi transit sementara. Dari titik tersebut, jamaah akan diarahkan berjalan kaki menuju Stadion Gajayana guna mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi utama kegiatan.
Terkait pengaturan jalan, Dishub menegaskan penutupan dan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dan insidentil, menyesuaikan kondisi di lapangan. Namun, sejumlah ruas di sekitar Stadion Gajayana dipastikan akan disterilkan dari kendaraan selama kegiatan berlangsung.
Melalui koordinasi lintas instansi yang terus dimatangkan, Dishub Kota Malang berharap pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU dapat berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga kota.
(Red).
