Bupati Malang Pastikan Sekolah Kecil hingga Unggulan di Tumpang Dapat Perhatian Setara

MALANG || kolocokronews
— Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat komitmen dalam pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan langsung Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. ke sejumlah sekolah di Kecamatan Tumpang, Senin (26/1).

Peninjauan tersebut mencakup sekolah dengan jumlah peserta didik terbatas hingga sekolah unggulan yang telah memiliki program pengembangan karakter dan budaya. Sekolah yang dikunjungi antara lain SDN 1 Pulungdowo, SDN 1 Tumpang, dan SMPN 1 Tumpang.

Di SDN 1 Pulungdowo, yang saat ini memiliki 51 siswa, Bupati Sanusi menyoroti pentingnya pengelolaan sekolah kecil agar tetap efektif dan berkualitas. Ia menjelaskan bahwa sekolah dasar dengan jumlah murid di bawah 60 orang akan menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, termasuk opsi penggabungan dengan sekolah terdekat.

“Langkah ini bukan untuk mengurangi layanan pendidikan, justru untuk meningkatkan kualitasnya. Tentu semuanya akan melalui kajian menyeluruh agar tidak merugikan siswa maupun orang tua,” ujar Sanusi.

Selanjutnya, di SDN 1 Tumpang, Bupati Malang menyaksikan secara langsung implementasi literasi budaya yang menjadi ciri khas sekolah tersebut. Sambutan tari Cucuk Lampah dan penampilan seni bertema sejarah Candi Jago ditampilkan oleh para siswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis kearifan lokal.

Dalam dialog bersama pihak sekolah, Sanusi menegaskan target pemerintah daerah agar kualitas akademik siswa meningkat secara merata. Ia menyebutkan bahwa rata-rata nilai kelulusan minimal 9 menjadi salah satu indikator yang ingin dicapai oleh seluruh sekolah tanpa terkecuali.

“Kita ingin semua sekolah maju bersama. Tidak ada perbedaan antara sekolah kecil maupun sekolah unggulan,” tegasnya.

Kunjungan kemudian berlanjut ke SMPN 1 Tumpang. Bupati Malang disambut penampilan ekstrakurikuler siswa, mulai dari seni tari, Pramuka, hingga drumband. Pada kesempatan ini, Sanusi meresmikan Ruang Kelas Baru Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Bupati Malang juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tiga siswa SMPN 1 Tumpang yang diterima di SMA Taruna Nusantara. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pendidikan di daerah mampu melahirkan siswa berdaya saing nasional.

Sebagai penutup agenda, dilakukan deklarasi SMPN 1 Tumpang sebagai Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Anti Perundungan. Sanusi berharap komitmen tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten dan direplikasi oleh sekolah lain di Kabupaten Malang.

“Sekolah harus menjadi ruang aman dan menyenangkan bagi anak. Inilah fondasi penting dalam mencetak generasi unggul Kabupaten Malang,” pungkasnya.
(Red).

error: Content is protected !!