Headline

Sejumlah SPPG di Malang Hentikan Layanan Sementara, Diduga Terkait Pendanaan MBG yang Belum Cair

MALANG || kolocokronews
– Layanan pada sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Malang dilaporkan terhenti sementara. Penghentian ini disebut dilakukan secara sepihak oleh Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penanggung jawab pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi soal penghentian layanan tersebut pertama kali mencuat melalui pesan berantai WhatsApp yang beredar di kalangan siswa penerima manfaat MBG, khususnya dari SPPG Malang Karangploso Ampeldento. Dalam pesan tersebut dijelaskan bahwa layanan dihentikan karena pendanaan untuk periode 10–22 November 2025 belum turun hingga Rabu (12/11/2025). SPPG setempat akhirnya menyatakan layanan ditunda hingga 14 November 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang sekaligus Sekretaris I Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG, Mahila Surya Dewi, membenarkan adanya penghentian sementara ini. Ia menyebut keputusan tersebut memang berasal dari BGN, meski pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab keterlambatan pendanaan.

“Benar, beberapa SPPG berhenti sementara. Tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan penjelasan detail kenapa pendanaannya belum turun. Itu keputusan dari BGN,” ujar Mahila, Kamis (13/11/2025).

Mahila juga memaparkan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Malang terdapat 121 SPPG yang telah berdiri. Dari jumlah tersebut, 93 SPPG sudah beroperasi, sementara 28 lainnya masih melengkapi dokumen operasional. Namun ia menegaskan bahwa tidak semua dari 93 SPPG yang aktif mengalami penghentian layanan.

“Kami masih mendata mana saja yang terdampak. Tidak semua diberhentikan,” tambahnya.

Meski penghentian bersifat sementara, kondisi ini memicu kekhawatiran orang tua murid dan sekolah, mengingat layanan MBG menjadi program yang sangat bergantung pada rutinitas pendanaan. Pihak DKP memastikan akan terus berkoordinasi dengan BGN untuk mempercepat tindak lanjut dan memastikan layanan kembali berjalan normal.
(Red).

error: Content is protected !!