Kabupaten Malang || kolocokronews
– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Malang terus memperkuat barisan menuju kontestasi politik mendatang. Melalui kegiatan Upgrading dan Sekolah Saksi yang diikuti jajaran DPC dan DPRt se-Kabupaten Malang, PSI menegaskan komitmennya membangun kekuatan partai secara sistematis dari tingkat bawah.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (28/12/2025) tersebut berlangsung di Rumah Solidaritas Rawi Giantoro, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen. Mengusung tema “Menguatkan Solidaritas, Menjemput Kemenangan,” acara ini dihadiri kader dari berbagai wilayah Dapil 4 dengan antusiasme tinggi sejak pagi hari.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah PSI turut hadir memberikan penguatan. Abdul Musawir Yahya, Ketua DPP PSI Bidang UMKM, menjadi salah satu pemateri utama yang menekankan pentingnya konsistensi ideologi dan militansi kader di tingkat DPC hingga DPRt. Kehadiran jajaran pengurus DPD PSI Kabupaten Malang periode 2025–2030, dipimpin Ketua Ali Muthohirin bersama Wakil Ketua Dwi Puspo Wibowo dan Unggul Nugraha, SH, M.Hum, semakin menegaskan kekompakan internal partai.
Materi kegiatan disampaikan melalui dua sesi utama. Sesi pertama berfokus pada penguatan ideologi partai dan sistem kaderisasi PSI Kabupaten Malang. Sementara sesi kedua mengulas pendidikan saksi dan kepemiluan, mulai dari strategi pemenangan hingga teknis pengawasan di lapangan.
Menambah bobot kegiatan, dua anggota KPU Kabupaten Malang turut ambil bagian sebagai pemateri. Mereka memberikan pemahaman langsung terkait aturan dan mekanisme pemilu, sehingga para kader dan saksi PSI diharapkan mampu bertindak tepat, cermat, dan sesuai regulasi.
Ketua DPD PSI Kabupaten Malang, Ali Muthohirin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian berkelanjutan. “Hari ini yang hadir adalah pengurus ranting, minimal dua orang dari setiap ranting. Sebelumnya kami telah melaksanakan sekolah saksi di Dapil 6. Target kami, pada Februari 2026 seluruh desa dan kelurahan di tujuh dapil sudah memiliki struktur ranting yang rapi dan semua pengurus telah mengikuti sekolah kader,” jelasnya.
Ia menambahkan, sekolah saksi menjadi bagian penting dari strategi besar PSI. “Saat ini pelaksanaannya masih per dapil, namun ke depan kami menargetkan pada 2027 sekolah saksi bisa digelar di setiap kecamatan, melibatkan ranting dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Ali juga menegaskan bahwa PSI mengedepankan kebersamaan tanpa sekat. “Tidak ada perbedaan antara kader baru dan lama, muda atau tua. Semua memiliki tujuan yang sama, karena kekuatan partai sejatinya bertumpu pada soliditas ranting,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, PSI Kabupaten Malang menunjukkan langkah nyata dalam membangun mesin politik yang kuat, terorganisir, dan siap menghadapi dinamika politik ke depan dengan semangat kolektif dari akar rumput.
(Red).
