Presiden Prabowo Dorong Penghematan BBM di Tengah Gejolak Harga Energi Global

Rate this post

Jakarta || kolocokronews
-Minggu (15/3/2026) – Presiden Republik Indonesia menyoroti pentingnya langkah penghematan energi, khususnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM), sebagai respons terhadap ketidakpastian global akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Gejolak geopolitik tersebut dinilai berdampak langsung terhadap lonjakan harga minyak dunia yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan arahan kepada Wakil Presiden, para menteri, dan wakil menteri dalam rapat di lingkungan pemerintahan di . Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta jajaran pemerintah mulai mengkaji langkah-langkah strategis guna menekan konsumsi BBM secara efisien.

Presiden menjelaskan bahwa sejumlah negara telah lebih dahulu menerapkan kebijakan penghematan energi sebagai respons terhadap naiknya harga minyak dunia. Salah satu contoh yang disampaikan adalah kebijakan di yang melakukan pengurangan penggunaan energi melalui penerapan sistem kerja dari rumah bagi sebagian pegawai, pemotongan hari kerja, serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas pemerintah.

Menurut Presiden, kondisi global saat ini menuntut pemerintah untuk lebih waspada dan mengambil langkah antisipatif sejak dini. Kenaikan harga energi tidak hanya berdampak pada sektor transportasi dan industri, tetapi juga dapat mempengaruhi ketahanan pangan serta stabilitas ekonomi nasional.

Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia pernah menghadapi situasi sulit sebelumnya, seperti saat pandemi . Pada masa tersebut, penerapan kerja dari rumah terbukti mampu mengurangi mobilitas masyarakat sekaligus menekan konsumsi BBM secara signifikan.

Meski optimistis bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan kondisi ekonomi nasional akan semakin kuat, Presiden tetap menekankan pentingnya sikap hemat dalam penggunaan energi. Menurutnya, langkah efisiensi yang dilakukan sejak sekarang akan membantu Indonesia menjaga ketahanan ekonomi di tengah dinamika global yang terus berkembang.
(Red).

error: Content is protected !!