Marhaban Ya Ramadhan, PDI Perjuangan Kota Malang Gelar Buka Bersama dan Konsolidasi Kebangsaan

Malang || kolocokronews
– Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kota Malang menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Sabtu (14/3/2026). Acara yang mengusung semangat kebersamaan ini berlangsung di Gedung DPC PDI Perjuangan yang berlokasi di Jalan Raden Panji No. 5, Kota Malang, mulai pukul 17.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran partai dari berbagai tingkatan, mulai dari DPP, DPD, DPC, Fraksi, PAC, Anak Ranting, badan, sayap partai hingga Satgas partai yang turut memeriahkan momentum kebersamaan di bulan Ramadhan.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPP Andreas Eddy Susetyo yang juga menjabat sebagai anggota Komisi XI DPR RI.
Selain itu, hadir pula perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dewanti Rumpoko, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang sekaligus Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Sekretaris DPC Wanedi, anggota DPRD Kota Malang Ahmad Zakaria, serta para kader dan pengurus partai lainnya.

Acara diawali dengan sambutan pembuka dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan serta seluruh kader yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri yang diperkirakan akan dirayakan umat Islam sekitar sepekan ke depan.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua DPP Andreas Eddy Susetyo. Dalam pesannya kepada seluruh kader PDI Perjuangan, ia menyoroti kondisi ekonomi yang perlu diantisipasi pasca Lebaran, termasuk potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dapat berdampak pada masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan instruksi tertanggal 5 Maret 2026 kepada seluruh kepala daerah dan pimpinan DPRD dari PDI Perjuangan untuk bersiap mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat membebani masyarakat.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, di antaranya mengevaluasi anggaran di masing-masing daerah, mempersiapkan skenario jika terjadi kenaikan BBM yang berimbas pada harga kebutuhan pokok, serta menyiapkan jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu, penyandang disabilitas, dan pelaku usaha kecil agar tetap bisa bertahan.
Ia juga menegaskan pentingnya peran kader partai yang berada dekat dengan masyarakat untuk terus hadir di tengah rakyat.

“Ini saatnya kita bergotong royong dan berdampingan dengan rakyat,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah atau Al-Mauizatul Hasanah yang memberikan pesan spiritual kepada para peserta.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh hadirin bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan solidaritas dan kekompakan keluarga besar PDI Perjuangan semakin kuat, sekaligus mempererat hubungan antara kader partai dan masyarakat dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
(Red)

error: Content is protected !!