Jember || kolocokronews
– Peristiwa mengejutkan terjadi di sebuah masjid di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat umat Muslim tengah melaksanakan salat tarawih pada Senin malam, 16 Maret 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Sebuah ledakan tiba-tiba terdengar dari area masjid Pesona di perumahan Pesona Regency kec.patran Kab.jember, memicu kepanikan jemaah yang sedang beribadah.
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kapolda Jawa Timur dalam keterangannya menyampaikan bahwa tim dari Polres Jember langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah laporan diterima. Dukungan juga datang dari sejumlah satuan khusus, termasuk tim penjinak bom (Jibom) Brimob serta unsur dari Densus 88, guna memastikan proses penyelidikan berjalan maksimal.
“Langkah awal yang kami lakukan adalah mengamankan dan mensterilisasi lokasi, kemudian dilanjutkan dengan olah TKP serta pengumpulan barang bukti,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perangkat lingkungan setempat, guna menggali informasi lebih dalam terkait penyebab ledakan.
Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk benda-benda yang ditemukan di sekitar titik ledakan. Polisi juga tengah mendalami rekaman CCTV yang berada di area sekitar masjid untuk mengungkap kronologi kejadian secara lebih rinci. Dugaan awal menyebutkan sumber ledakan berasal dari area lantai dua, tepatnya di dekat sebuah lemari besi, namun hal ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Petugas juga menemukan adanya cairan dalam jerigen di lokasi, yang kini sedang dianalisis melalui metode investigasi ilmiah (crime scientific investigation). Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan jenis bahan maupun penyebab pasti ledakan tersebut.
“Kami mohon masyarakat tidak berspekulasi. Semua masih dalam proses pendalaman oleh tim kami,” tegasnya.
Untuk sementara waktu, area masjid ditutup guna kepentingan penyelidikan. Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa tempat ibadah tersebut akan segera dibuka kembali setelah proses olah TKP dinyatakan selesai.
Di tengah suasana bulan Ramadan yang juga bertepatan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang arus mudik, aparat memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Kepolisian akan terus hadir untuk menjamin keamanan,” tambahnya.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah seluruh proses pemeriksaan dan analisis selesai dilakukan.
(Red).
